Sunday, September 28, 2014

gadget teman atau musuh?

Teman, sahabat merupakan sesuatu yang memberikan kita kebahagiaan, menegur kita saat kita salah, menasehati kita saat tidak bijak, dan menemani kita saat kita sedih dan terluka, tetapi mereka jarang ada saat kita bahagia, karena biasanya kita lupa dengan mereka.
Gadget teman apa musuh kita yah?

Gadget menjadi teman saat ia bermanfaat kepada diri kita dan orang lain, seperti memberikan dan menyebarkan informasi tentang kebaikan dan memberikan inspirasi untuk semua orang.

Gadget kadang begitu  penting untuk diri kita seperti saya yang pelupa, gadget sangat membantu saya menelpon istri karena nomernya tersimpan disana dan saya tidak hafal dengan nomer istri. Tetapi gadget jahat saat kita melupakan orang lain, melupakan keluarga, anak yang ada di samping kita, yang berada di satu rumah dengan kita, tetapi karena sibuk dengan gadget menimbulkan kita tidak berbicara dengan mereka, tidak mendengarkan cerita anak tentang sekolahnya tentang isi hati dan perasaannya, kita lupa bahwa mereka lebih penting dari gadget kita.

Keluarga, ayah, ibu dan anak ada di samping diri kita tetapi pikiran dan fokus kita bukan untuk mereka tetapi ke gadget, apa sih yang penting dari gadget itu?, berita yang bisa nanti kita baca, info teman yang nanti bisa kita baca atau bisnis kita?.

Mungkin jika kita ditinggal sendirian kita tidak akan pernah tahu, karena kita sibuk dengan gadget itu. Menggunakan gadget seharusnya lebih bijak lagi, lebih tahu kapan dan dimana akan digunakan serta kapan kita harus fokus dan dapat kita sisihkan terlebih dahulu. mari kita bijak dalam menggunakan gadget.
Gadget kadang membuat yang dekat menjadi jauh dan yang jauh menjadi dekat, fenomena seperti itu sering kita lihat, mereka duduk di satu meja makan, diam dan tak saling bicara hanya sibuk dengan gadgetnya sendiri dan kadang tertawa sendiri, pernahkah hal tersebut terjadi pada diri anda?
Bagaimana perasaan anda jika anda di diamkan saja saat sedang bicara, sedangkan lawan bicara anda sibuk dengan gadgetnya?


Pernahkah kita mengajarkan anak untuk menggunakan internet yang bijak?, pernahkah kita menegur anak karena bermain game terlalu lama?. Jika hal ini sering terjadi maka akan berdampak kepada komunikasi, kedekatan, kesehatan mata, karakter anak, sikap individualisme, dan lain-lain.
Semua hal tersebut ada di Adakah Sedikit Waktu Untukku?







No comments:

Post a Comment