Wednesday, June 4, 2014

solusi mengatasi kampanye hitam


Kampanye hitam sangat meresahkan dan mengganggu sekali menurut saya, saya ingin sekali memberikan ide daripada kampanye hitam dan saling mejelekkan salah satu pasangan, bagaimana kalau calon Presiden memberikan visi dan misi secara tertulis, berkekuatan hukum dan menyebarkan kepada seluruh rakyat Indonesia, tetapi apakah berani mereka melakukan hal tersebut?

Semua calon presiden diharuskan membuat visi dan misi secara tertulis dan di tanda tangani oleh calon presiden, calon wakil presiden, partai pendukung semua diatas materai dan berkekuatan hukum. Karena kami rakyat selama ini hanya mendengar janji dari mulut saja dan sulit dibuktikan secara hukum untuk menuntut janji para pemimpin kami terdahulu. 

Daripada saling menjelekkan di media dan membuat perpecahan untuk Indonesia dan masalah rakyat tidak terselesaikan maka lebih baik tunjukkan apa yang kalian mau berikan kepada rakyat jika kalian terpilih dan kalian memang pantas untuk kami pilih. 

Visi misi tersebut diharapkan disebarkan ke media cetak, online, surat kabar di seluruh negeri ini. Apakah kalian sebagai calon pemimpin kami berani berjanji secara hukum untuk mewujudkannya ? 


Hal ini diperlukan jika ada seorang rakyat yang terlantar tidak mendapat pengobatan dan dahulu kalian berjanji bahwa pengobatan gratis, maka calon presiden dan wakil presiden dan para ketua partai akan dan dapat dituntut secara hukum karena tidak memenuhi janjinya.

Jika kalian tidak berani membuat hal tersebut dan menyebarkannya kami anggap kalian tidak serius memimpin negeri ini dan kalian hanya haus kekuasaan.

Mari rakyat Indonesia kita bersatu menuntut para calon presiden dan wakil presiden untuk berkomitmen dengan apa yang telah mereka janjikan kepada kita dan mari kita buat sejarah pada pemilu tahun ini.
Untuk rakyat, demi rakyat dan untuk Indonesia.

Apakah perceraian merupakan solusi terbaik ?

Tulisan ini bagian dari ebook Tips menciptakan keharmonisan dan kebahagiaan keluarga. Ebook ini memberikan tips agar kita selalu harmonis dan bahagia dalam keluarga, harganya hanya 9 ribu rupiah dibandingkan harga sepatu anda yang ratusan ribu, tetapi dapat anda baca seumur hidup anda dan hanya bayar sekali saja dan sepatu anda bisa ganti berpuluh-puluh kali. 

Kadang kemarahan dan ketidaksamaan persepsi dalam pernikahan membuat kita akan memilih untuk berpisah atau cerai, tetapi apakah itu merupakan solusi yang terbaik?.
Sebuah pertanyaan saat kita menikah dahulu, apakah pasangan orang tua yang pilih atau kita sendiri yang pilih?

Jika kita yang memilih, mengapa anda memilih dia dibandingkan orang lain?
Apa kelebihan dirinya dibandingkan orang lain?
Apa yang membuat anda menjatuhkan pilihan untuk hidup bersamanya dalam pernikahan?

Mari kita mengenang terlebih dahulu masa lalu yang merupakan bagian sejarah dalam kehidupan kita, lupakan sejenak masalah yang ada pada diri anda dan pasangan.
Ingat saat dahulu baru menikah, kita membela pasangan didepan orang tua karena kita menganggap dia yang terbaik, ingatkah kita saat dahulu sibuk mempersiapkan pernikahan, buat undangan, kirim undangan, buat acara di facebook..he..he, biaya untuk pernikahan, dan bagaimana kita meminta doa restu kedua orang tua agar kita dapat diijinkan menikah, masih ingatkah kita akan perjuangan itu?.
Tetapi sekarang kan beda..apa yang beda toh dia masih orang yang sama seperti yang dahulu yang kita cintai, tetapi dia telah...

Masih ingatkah saat dahulu kehamilan anak pertama, proses melahirkan anak pertama, melihat perjuangan istri dan perjuangan suami untuk selalu menemani dan selalu siaga untuk istri. Masih ingatkah kita saat anak baru lahir dan mendengar tangisannya untuk pertama kali hadir di dunia ini dan apakah kita mau ia menangis kembali karena perceraian kita?.

Tetapi pernikahan ini sudah tidak bisa dipertahankan, mengapa?, apakah tak ada lagi rasa menghargai, mencintai atau malah telah menghianati cinta kita, tak adakah kata maaf untuk pasangan?, atau tak maukah kita memaafkan?. 

Mungkin menulis ini mudah dan seakan mudah permasalahan keluarga anda, tetapi mari ambil keputusan tidak saat emosi tetapi mari kita pikirkan dampak dari keputusan kita. Apakah anak-anak setuju jika kita bercerai?, apakah tak ada cara lain selain perceraian?, atau apakah menurut anda perceraian lebih baik daripada bersama terus tetapi berantam terus, semua itu pilihan tetapi mari ambil keputusan yang terbaik sebelum memutuskan bercerai.

Tulisan ini bagian dari ebook Tips menciptakan keharmonisan dan kebahagiaan keluarga. Ebook ini memberikan tips agar kita selalu harmonis dan bahagia dalam keluarga, harganya hanya 9 ribu rupiah dibandingkan harga sepatu anda yang ratusan ribu, tetapi dapat anda baca seumur hidup anda dan hanya bayar sekali saja dan sepatu anda bisa ganti berpuluh-puluh kali. 

Tuesday, June 3, 2014

tips menyelesaiakan pertengkaran di keluarga

tulisan dibawah ini merupakan salah satu tips di ebook Tips menciptakan kebahagiaan dan keharmonisan keluarga.

Pertengakaran pasti terjadi di keluarga dan apa yang terjadi saat kita bertengkar dengan pasangan?, siapa yang dirugikan jika kita bertengkar?, apa penyebab pertengkaran tersebut?.

Pertengkaran terjadi karena adanya perbedaan pandangan, pendapat, tersinggung atau kadang malah karena ingin memaksakan kehendak.

Pertengkaran bisa terjadi dari internal keluarga, misalnya dari suami, istri atau proses mendidik anak, bisa juga terjadi karena tetangga, mertua atau orang tua. 

Pertengakaran merupakan sebuah proses untuk saling mengerti dan memahami keinginan, kebiasaan dua insan yang berbeda latar belakang pola asuh dan pendidikan saat kecil, latar belakang budaya dan tradisi. Jika disatukan maka akan terjadi gesekan-gesekan kecil yang akan menimbulkan api jika gesekan-gesekan tersebut tidak kita padamkan.

Sunday, June 1, 2014

Pilih Jowoki atau Prabowo ?

Topik pembicaraan saat ini yang lagi trend yaitu masalah calon Presiden Indonesia, siapa yang akan rakyat pilih?, saya akan pilih siapa yah?, kedua-duanya bagus dan kredibel untuk calon Presiden. 

Yang membuat saya kadang sedih akan para penggemar fanatik kedua calon Presiden yaitu mereka saling serang, saling menghina dan kadang ada yang menfitnah, sebuah proses demokrasi yang tidak berjalan dengan baik yaitu saat kita memaksakan kehendak dan pilihan kita kepada orang lain serta tidak ingin mengalah atau saling membela idolanya sampai rela bertengkar antara suami dan istri, ayah dan anak gara-gara pilihan mereka. Tetapi apakah kita berfikir kedua calon tersebut santai saja malah mereka berpegangan tangan saat pengambilan nomer di KPU. Mengapa kita yang bertengkar yah?, lagian apa sih untungnya kita bertengkar? toh kedua-duanya berusaha yang terbaik untuk negeri ini?. 

Saat suami dan istri bertengkar gara-gara hal politik sampai diam-diaman apakah menguntungkan buat anak?, apakah kita tidak ingin mengajarkan kepada anak untuk belajar berbeda dan mencoba untuk saling menghargai pendapat orang lain walaupun bersebrangan?. Mau tahu tips memilih pemimpin?

Tuesday, May 27, 2014

catatan pernikahan seorang pria

Pernikahan merupakan salah satu proses kehidupan untuk melanjutkan keturunan dan untuk membuat tenang kehidupan, apakah benar pernikahan membuat kita tenang atau malah membuat kita pusing kepala?.
Semua manusia memiliki pasangan masing-masing dan memiliki jodoh yang akan menjadi pendamping hidupnya. 
Apa sih menikah?
Mengapa sih Menikah?
Dengan siapa akan menikah?
Apakah yang akan terjadi saat kita telah menikah?
Sepertinya pernikahan itu ribet, pusing, banyak masalah, hilang kebebasan, belum lagi pertengkaran-pertengkaran yang akan terjadi, seperti itulah yang selalu terbayang oleh kita melalui cerita-cerita dari teman, orang tua, sahabat dan berita-berita yang ada ditelevisi, belum lagi perceraian yang sedang marak saat ini.
Ketakutan seperti itu juga saya alami, takut gagal dalam pernikahan, belum adanya pandangan atau gambaran yang akan terjadi saat saya memutuskan menikah.